Masyarakat Pandeglang Pertanyakan Peran Kepemimpinan Wabup Iing Perihal Pungli di Sekolah

PANDEGLANG – Ikhwal adanya informasi yang sedang ramai di bicarakan mengenai Platform Wakil bupati (Wabup) Kabupaten Pandeglang, Iing mempermudah masyarakat dalam hal pengaduan keresahan, masalah, dan lain sebagainya disambut antusias oleh warga Pandeglang, salah satunya Alfarizi selaku Aktivis Pendidikan.

Menurutnya, dengan adanya paltform tersebut tentu saja akan berdampak positif karena banyak manfaat yang didapat oleh masyarakat di era kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati periode 2024-2029 ini.

Namun, hal itu hanya akan menjadi pepesan kosong belaka, pasalnya pasca Alfarizi bersama Almuni melakukan pelaporan temuannya di sektor Pendidikan Kabupaten Pandeglang khususnya mengenai penahanan Ijazah di tingkat SMA serta Korupsi Dana PIP dan Penggelapan Dana BOS seolah tidak ditindaklanjut.

“Setelah kami para Alumni melakukan aksi berbondong-bondong untuk mengambil Ijazah yang di tahan sekolah, padahal secara hak seharusnya kami mendapatkan secara gratis setelah menempuh 3 tahun sekolah di SMAS PASUNDAN PANDEGLANG, tapi kami baru mendapatkan Ijazah kami bukan di tahun kami dinyatakan lulus karena akibat ulah kebijakan sekolah yang tak masuk akal,” kata Alfarizi melalui rilis yang diterima Awak Media, Senin (12/5/2025).

“Hal ini pula yang membuat para alumni geram dan banyak keresahan mengenai Ijazah yang sudah bisa di ambil secara gratis tapi pihak sekolah tidak memberikan kejelasan mengenai pengembalian uang yang sudah masuk ke sekolah atas dasar penebusan ijazah tersebut,” sambungnya.

Alfarizi juga menegaskan bahwa sampai detik ini pihaknya masih menunggu respon aduan yang dilayangkan tertanggal 1 Mei 2025 tersebut. Kata dia, yang jadi pertanyaan mengapa sampai sekarang Wabup Iing belum berperan dan belum bisa mengatasi keresahan masyarakat di bidang pendidikan.

Bahkan alih-alih dijanjikan mulai dari tanggal dan hari oleh Platform pelaporan dan para Almuni telah berkumpul, bersiap menghadap Wabup Iing  alangkah mirisnya platform tersebut malah tidak membalas dan merespon.

“Harapan kami disini semoga pemimpin kami di Pandeglang bisa berperan aktif dalam mengatasi masalah dan keresahan masyarakat terutama di bidang pendidikan yang sampai saat ini masih kami kawal bersama dengan para Alumni SMAS PASUNDAN PANDEGLANG Tahun 2016-2024,” jelas Alfarizi.

“Perlu diingat, Kami tidak menuntut sekolah untuk memberikan uang terhadap para Alumni, namun kami hanya menagih hak kami yang sudah masuk ke dalam pihak sekolah. Apakah bisa di kembalikan atau tidak? Lalu bagaimana Alternatif Solusi nya? Banyak pertanyaan yang saat ini belum terjawab,” tegasnya.

“Harapan kami yang terakhir semoga dengan turunya Bapak Wabup Iing di tengah keresahan kami bisa mencerminkan bidang pendidikan yang baik dan bagus anti pungli dan korupsi di kabupaten Pandeglang ini,” tandas Alfarizi.

Berkaitan dengan hal tersebut, Awak Media masih mencoba mengkonfirmasi pihak-pihak terkait.

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif